Senin, Agustus 17, 2009

el FaRiz, kembali ber PUSISI mirip PUISI

untuk WS Rendra

" untukmu, mas willy... "


merangkul kata lewat angan
pelaksana rasa mengundang
tatkala aku mendengar
pergi tanpa berpamit
sesegera aku merantau pulau,
menali kali, merakit langit
mencari - cari celah,
supaya bertemu, tapi
terlanjur terlambat
tak bisa ...


kematiankata orang - orang
ia meninggal?
tidak!
ia tak meningal, ia bukan meninggal

si burung merak hanya mencari
dan membangun tempat
untuk pemikir
untuk berdiskusi
tentang ilmu, sosial, politik
pemerintahan, ekonomi,
hukum, seni, atau
tentang apa saja
yang perlu di pikir
yang telah terblokir
oleh suplir - suplir
yang bukan pemikir,
tapi penantang sejatinya pemikir

si burung merak hanya terbang
untuk bersiap sejenak
mengumpulkan bayyinah
untuk memanah
orang - orang yang lengah
saat menjadi

belum sempat aku bercakap
dengannya
belum sempat aku bertatap
padanya
apa perlu aku menyusulnya,
membantunya, untuk melaksanakan
keadilan, dalam dunia
yang kini berbeda

untuk meneruskan
perjuangan, meski
beda ruang dan waktu
" perjuangan adalah pelaksanaan kata "
katanya,

walau bukan di bumi
di dunia lain
ijinkan aku bertemu,
membagi pikir, merenda kata
untuk keadilan lewat kesaksian
" perjuangan adalah pelaksanaan kata "
katanya!

Tirto, Pekalongan
in my home that's full inspiration
sabtu - senin
8 agustus 2009 - 10 agustus 2009
12.00 WIB - 18.08 WIB



Tidak ada komentar:

Posting Komentar