pewaris
ALJABAR
ALJABAR
saat sang aljabar mendawuh
ia rebahkan sayap matematik
meniupkan butiran bulu pada seorang
wanita berjiwa, matematika...
ia rebahkan sayap matematik
meniupkan butiran bulu pada seorang
wanita berjiwa, matematika...
dengan ringkuh gigih
wanitanya menerima
dengan lapang suka tanpa duka
mengambil dawuhnya
yang bijaksana
roh aljabar datang lagi
lagi - lagi menemuinya
memberikan hatinya padanya
sukmanya terenyah
terbagi untuk membagi
untuk wanita itu, Bu Endah
sebarkan, lanjutkan,
berikan, bagikan,
katanya
wanitanya mengangguk,
ya!
dengan semangat sebuah
petulis hitam, tanpa buku
tanpa petunjuk, hanya otak
yang telah merekam
suara aljabar, ia mulai
menyebar, melanjut,
memberi, membagi
seperti inginnya
telah terlakukan
masih dengan cinta, di MAN 2 pekalongan
yang di taburkan serpihan
jiwanya aljabar
yang mengelok MAN dua,
mencerahkannya
bu endah, o... bu endah
bu endah, o... bu endah
bu endah, o... bu endah
semoga tetap menjadi
titisan aljabar
sampai waktu membisu,
diam!
bu endah, namanya
aljabar, penitisnya
bu endah, bu endah
o, bu endah
tirto, pekalongan
29 juli 2009
09.22 - 09.43 WIB
wanitanya menerima
dengan lapang suka tanpa duka
mengambil dawuhnya
yang bijaksana
roh aljabar datang lagi
lagi - lagi menemuinya
memberikan hatinya padanya
sukmanya terenyah
terbagi untuk membagi
untuk wanita itu, Bu Endah
sebarkan, lanjutkan,
berikan, bagikan,
katanya
wanitanya mengangguk,
ya!
dengan semangat sebuah
petulis hitam, tanpa buku
tanpa petunjuk, hanya otak
yang telah merekam
suara aljabar, ia mulai
menyebar, melanjut,
memberi, membagi
seperti inginnya
telah terlakukan
masih dengan cinta, di MAN 2 pekalongan
yang di taburkan serpihan
jiwanya aljabar
yang mengelok MAN dua,
mencerahkannya
bu endah, o... bu endah
bu endah, o... bu endah
bu endah, o... bu endah
semoga tetap menjadi
titisan aljabar
sampai waktu membisu,
diam!
bu endah, namanya
aljabar, penitisnya
bu endah, bu endah
o, bu endah
tirto, pekalongan
29 juli 2009
09.22 - 09.43 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar