Jumat, Agustus 13, 2010

SUJUD AKHIR SANG KYAI


sujud shubuh tersungkur dalam goa

kumandang adzan menari - nari penuh rasa

seakan dunia meraba - raba

islampun hanya sebaris kata

astaghfirullahal' adzim ...

dzikir mati di balik tilam

subhanallah ...

tasbih tak lagi terdengar menggema

laailaahaillallah ...

laailaahaillallah ...

berperang pada denyut alunan dupan

masjid - masjid hanya sebuah hiasan

bukan lagi sebuah tempat sembahyang

jilbab - jilbab jadi pajangan pasaran

habis di pakai tergeletak bak wanita simpanan

ayat - ayat al qur'an hanya sebuah kitab

tak bermakna,

di baca, lalu pantaskah di buang?

Allah, ya Rabb,

selamatkan masa depan dalam doa

semburatkan siraman cahaya

atau beri adzab biar mereka kembali percaya ...

ya Allah ...


laa ilaa ha illa anta ya,

ya hayyu ya qayyum ...

subhanallah wabihamdih, subhanallahil 'adzim ...

laa ilaaha illallah ...

laa ilaaha illallah ...

laa ilaaha illallah ...

· · Bagikan


Selasa, April 27, 2010

eL FaRiz kembali berPUSISI mirip PUISI

" SKETSA TANAH INI "

bala - bala yang tlah pisah
menuju depan dengan sumringah

berpikir dalam goncangan
aku dan mereka yang lain
masih berparau lebih kacau

wajah kini tiada lagi cerah
seakan ingin membunuh bumi mereka
" A A A A A A A . . . . . . . " teriak kami

" Dimana hati Indonesia itu, Dimana ?
Dimana sinar - sinar kami yang sesungguhnya
Dimana gerbang - gerbang yang terbuka ?
Dimana !!! "

***

awan - awan mendung kian berlari,
berarakan ke timur
sementara langit biru masih menutupi
gelap tanahku, tanah kita, dan tanah mereka

Dibalik mata mereka
kami menangis
Di atas raut mereka
kami tak bisa diam
Di samping keperkasaan mereka,
kami makin terhimpit

Dan ini, kami lemah
tak berdaya ...

mulut - mulut mereka bukan lagi
Punya buaya, atau macan
yang siap mengunyah daging - daging
yang berserakan di tanah ini

Garukan - garukan di tanah itu
siap mengubur jasad mereka- mereka
Dan aku yang makin terpendam

Tiraipun tak mampu lagi membuka

" Tolong, tolong, goncangan ini
makin menjadi ... "
Kami pun tak mampu bernyawa lagi

" Wahai Pak RT, Pak Lurah,
Pak Camat, Pak Bupati, Pak Wali,
Pak Gubernur, dan Pak rsiden yang setengah kami hormati ...
tolong, lihat kami ... "


Pekalongan, Minggu 17 januari 2010
13.08 - 14.20 WIB

Rabu, Februari 10, 2010

Senin, Januari 04, 2010

welcome to 2010.....

wah telat!! hahahahah ...
gag po ..?!?!?!?


smile ...

Sabtu, November 28, 2009

" TERIAKAN KALI LOJI "

jernih tirtamu ...
indah dirimu ...
sejuk hawamu ...
bersih ragamu ...

lihatlah!
sungguh...
dia fatamorgana
dia bagai nirwana dunia
dia bagai cleopatra

namun ...
kini jernihnya t'lah hilang
indahnya t'lah tiada ...
sejuknya t'lah mati ...
bersihnya t'lah sirna ...

lihatla!
sungguh ...
dia tersiksa ...
bagai dalam penjara
bagaikan neraka dunia ...

dengarlah !
dia berteriak menjerit
" tolong aku, selamatkan aku !!! "

lihatlah sekelilingnya
dengarlah teriakannya
kali lojiku,
" jangan menangis ! "

thata musyafa'
- pekalongan, 12 april 2008 -

Senin, Agustus 17, 2009

el FaRiz, kembali ber PUSISI mirip PUISI

untuk WS Rendra

" untukmu, mas willy... "


merangkul kata lewat angan
pelaksana rasa mengundang
tatkala aku mendengar
pergi tanpa berpamit
sesegera aku merantau pulau,
menali kali, merakit langit
mencari - cari celah,
supaya bertemu, tapi
terlanjur terlambat
tak bisa ...


kematiankata orang - orang
ia meninggal?
tidak!
ia tak meningal, ia bukan meninggal

si burung merak hanya mencari
dan membangun tempat
untuk pemikir
untuk berdiskusi
tentang ilmu, sosial, politik
pemerintahan, ekonomi,
hukum, seni, atau
tentang apa saja
yang perlu di pikir
yang telah terblokir
oleh suplir - suplir
yang bukan pemikir,
tapi penantang sejatinya pemikir

si burung merak hanya terbang
untuk bersiap sejenak
mengumpulkan bayyinah
untuk memanah
orang - orang yang lengah
saat menjadi

belum sempat aku bercakap
dengannya
belum sempat aku bertatap
padanya
apa perlu aku menyusulnya,
membantunya, untuk melaksanakan
keadilan, dalam dunia
yang kini berbeda

untuk meneruskan
perjuangan, meski
beda ruang dan waktu
" perjuangan adalah pelaksanaan kata "
katanya,

walau bukan di bumi
di dunia lain
ijinkan aku bertemu,
membagi pikir, merenda kata
untuk keadilan lewat kesaksian
" perjuangan adalah pelaksanaan kata "
katanya!

Tirto, Pekalongan
in my home that's full inspiration
sabtu - senin
8 agustus 2009 - 10 agustus 2009
12.00 WIB - 18.08 WIB